BERITA TERKINI
KTT G20 2025 di Johannesburg Bahas Ekonomi Berkelanjutan hingga Mineral Kritis

KTT G20 2025 di Johannesburg Bahas Ekonomi Berkelanjutan hingga Mineral Kritis

Perhelatan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan digelar di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22–23 November 2025. Deputi Bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, mengatakan agenda utama KTT akan dibagi ke dalam tiga sesi pembahasan.

Menurut Edi, sesi pertama pada 22 November akan membahas ekonomi berkelanjutan, termasuk peran perdagangan dan peran sektor keuangan dalam langkah pembangunan serta isu utang. Sesi kedua akan mengangkat tema “resilient world” yang mencakup isu bencana, perubahan iklim, transisi energi, dan sistem pangan.

Pada hari kedua, Minggu (23/11), sesi ketiga akan difokuskan pada isu mineral kritis yang disebut Edi berkaitan dengan banyak kepentingan Indonesia.

Di sela rangkaian KTT, pemerintah juga akan menindaklanjuti permintaan pertemuan bilateral dari kepala negara lain dengan Presiden Prabowo, serta mengupayakan pertemuan bilateral dengan sejumlah negara yang dinilai sebagai mitra penting untuk melanjutkan kerja sama.

“Jadi manfaat dari G20 sekaligus kita untuk menjaring kerja sama dengan negara lain,” kata Edi saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jumat, 14 November 2025.

Edi juga menilai KTT G20 di Afrika Selatan menjadi penanda penting karena merupakan G20 terakhir dalam siklus pertama, setelah hampir 20 tahun seluruh 20 negara anggota menyelenggarakan presidensi. Ia menyebut kondisi ini penting untuk menyuarakan berbagai isu yang berkaitan dengan negara berkembang.

Ia menambahkan, presidensi G20 berikutnya akan beralih ke Amerika Serikat. Namun, Edi menyatakan partisipasi Amerika Serikat dinilai kurang aktif karena sejumlah pertemuan tidak dihadiri pejabat pada level yang semestinya. Menurutnya, hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi pertemuan G20 di Afrika Selatan.