Mataram – Ketidakpastian ekonomi global mendorong sejumlah pelaku usaha di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengubah strategi investasinya. Sebagian pengusaha, termasuk pengusaha perempuan, mulai mengalihkan pilihan investasi dari pasar modal di tengah situasi ekonomi yang dinilai belum stabil.
Perubahan strategi ini mencerminkan upaya pelaku usaha menyesuaikan langkah bisnis dan pengelolaan aset dengan kondisi yang berkembang. Di tengah ketidakpastian, keputusan untuk mengurangi eksposur di pasar modal menjadi salah satu respons yang diambil oleh sebagian pelaku usaha di daerah.