BERITA TERKINI
Kasal Terima Kunjungan Kehormatan Pimpinan Angkatan Laut Jepang, Bahas Keamanan Maritim Indo-Pasifik

Kasal Terima Kunjungan Kehormatan Pimpinan Angkatan Laut Jepang, Bahas Keamanan Maritim Indo-Pasifik

Jakarta, 5 Februari 2026 — Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menerima kunjungan kehormatan Chief of Staff of Japan’s Maritime Self-Defence Force (JMSDF) Admiral Saito Akira di Admiral Room, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (5/2). Pertemuan ini digelar dalam rangka memperkuat diplomasi maritim serta kerja sama strategis antara TNI Angkatan Laut dan Angkatan Laut Jepang.

Dalam pertemuan tersebut, Kasal didampingi Wakasal Laksdya TNI Erwin S. Aldedharna, Asrena Kasal Laksda TNI Hudiarto Krisno Utomo, Asintel Kasal Laksda TNI Akmal, Asops Kasal Laksda TNI Yayan Sofiyan, Paban I Srenaal Kolonel Laut (P) Hendriman Putra, Paban IV Hublu Kersin Sintelal Kolonel Laut (P) Fajar Rusdianto, serta Paban V Diplomasi dan Straops Sopsal Kolonel Laut (P) Rasyid Al Hafiz. Sementara Admiral Saito Akira didampingi Capt. (N) Usui Yotaro, Capt. (N) Hayashi Daisuke, Capt. (N) Hamakawa Sho, dan Cdr. Shimafuji Shunsuke.

Dengan suasana yang digambarkan penuh keakraban dan saling menghormati, kedua pimpinan angkatan laut membahas isu keamanan maritim, stabilitas regional Indo-Pasifik, serta peluang peningkatan kerja sama bilateral. Topik yang dibicarakan meliputi latihan bersama, pertukaran personel, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama di bidang lainnya.

Selain bertemu Kasal, dalam kunjungannya ke Jakarta, Admiral Saito Akira juga berkesempatan melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kementerian Pertahanan. Ia turut mengunjungi KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) yang tengah sandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, dan baru kembali dari pelayaran Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL.

TNI AL menyatakan akan terus berperan aktif dalam diplomasi pertahanan maritim melalui penguatan komunikasi dan koordinasi, sekaligus mendorong implementasi kerja sama konkret yang saling menguntungkan. Langkah ini disebut sebagai bagian dari kontribusi menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan, sejalan dengan semangat persahabatan dan kemitraan strategis Indonesia–Jepang di bidang kemaritiman.