BERITA TERKINI
IMF: Prospek Ekonomi Global Bisa Memburuk Jika Konflik Iran Berlanjut hingga 2027

IMF: Prospek Ekonomi Global Bisa Memburuk Jika Konflik Iran Berlanjut hingga 2027

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva memperingatkan prospek ekonomi global dapat memburuk secara signifikan apabila konflik Iran berlanjut hingga 2027 dan harga minyak bertahan di kisaran 125 dolar AS per barel.

Pernyataan itu disampaikan Georgieva dalam acara Milken Institute pada Senin (4/5). Menurut dia, skenario tersebut berpotensi mendorong inflasi lebih tinggi serta membuat ekspektasi inflasi menjadi tidak terkendali.

Dalam perkembangan konflik, pada akhir Februari Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang dilaporkan menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Pada awal April, Amerika dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan dan melakukan pembicaraan di Islamabad, namun perundingan itu berakhir tanpa hasil.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata untuk memberi waktu bagi Iran menyusun apa yang disebutnya sebagai “proposal terpadu”.

Eskalasi konflik tersebut disebut hampir menghentikan lalu lintas di Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga mendorong kenaikan harga bahan bakar.

Meski demikian, pada Senin (4/5) Trump menyatakan mulai melihat harga energi turun dan memperkirakan harga akan merosot signifikan setelah perang berakhir.