SURABAYA – Aroma kari kental khas Jepang menyambut pengunjung Hinoya Japanese Curry yang membuka gerai di kawasan Beverly Shopping Arcade, Pakuwon City, Surabaya. Di dapur, pemilik restoran Nogo Purnomo dan Chisato Toyama tampak turut membantu chef menyiapkan hidangan untuk pelanggan.
Menurut Nogo, proses memasak dilakukan dengan ketelitian, mulai dari pemilihan daging dan sayur, telur berkualitas, hingga rempah pilihan. Ia menyebut teknik memasak yang digunakan memiliki perhatian khusus pada pengaturan panas karena berpengaruh pada hasil akhir. “Kari Hinoya menggunakan teknik unik, karena tingkat panas juga dapat memengaruhi produk. Jadi, kami selalu berkonsentrasi menyiapkannya,” kata Nogo, Minggu (25/1/2026).
Hinoya menegaskan komitmennya mempertahankan karakter kari Jepang yang disebut penuh nostalgia. Berbeda dengan sejumlah merek yang menyesuaikan rasa untuk pasar lokal, Hinoya memilih tidak mengubah cita rasa. “Ini bukan adaptasi. Ini Hinoya yang sama seperti di Jepang,” ujar Nogo.
Untuk menjaga konsistensi rasa, bumbu utama dan bahan dasar kari didatangkan langsung dari Jepang. Nogo menjelaskan ciri khas Hinoya dikenal melalui konsep “sweet start, spicy finish”, yakni rasa manis lembut di awal yang kemudian diikuti sensasi pedas hangat yang bertahan di lidah. Profil rasa berlapis itu disebut sebagai “kari nostalgia” yang kerap menjadi comfort food bagi penikmatnya.
Di Surabaya, Hinoya menawarkan sejumlah menu seperti Katsu Curry, Ebi Fry Curry, dan Dori Fish Curry. Restoran ini juga dikenal sebagai penyandang gelar juara Kanda Curry Grand Prix, serta telah mengoperasikan hampir 100 gerai di berbagai negara.
Kehadiran Hinoya di Surabaya menjadi pembukaan gerai pertamanya di Indonesia. Surabaya dipilih sebagai pintu masuk ekspansi, setelah sebelumnya dilakukan uji pasar melalui pop-up store di sejumlah bazar kuliner. Antusiasme pengunjung dalam uji pasar tersebut disebut menjadi indikator bahwa masyarakat urban semakin terbuka terhadap rasa autentik dengan karakter kuat.
Nogo menyampaikan optimisme bahwa Hinoya tidak hanya menambah pilihan kuliner, tetapi juga membawa filosofi, tradisi, dan sejarah panjang yang dihidangkan apa adanya. Melalui sepiring kari, Hinoya ingin menghadirkan tradisi Jepang sebagai warisan yang dapat dinikmati secara perlahan, dengan penghormatan pada proses memasak yang dijaga ketat.

