Gedung Putih menegaskan pembicaraan damai dengan Iran masih berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak upaya pendekatan Amerika Serikat dan mengajukan sejumlah syarat baru untuk mengakhiri konflik yang telah memicu kekacauan di Timur Tengah serta mengguncang pasar global.
Presiden AS Donald Trump mengklaim Iran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan yang telah berlangsung hampir sebulan. “Mereka sangat ingin mencapai kesepakatan, tetapi mereka takut untuk mengatakannya,” kata Trump kepada anggota Kongres dari Partai Republik pada Rabu malam waktu setempat di Washington.
Pernyataan itu diperkuat oleh Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt. Ia mengatakan, “Selama tiga hari terakhir, Amerika Serikat telah terlibat dalam percakapan yang produktif. Anda mulai melihat rezim itu mencari jalan keluar,” ujarnya kepada wartawan pada hari yang sama.
Namun, komentar dari tim Trump tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Iran sebelumnya melalui media yang berafiliasi dengan pemerintah, yang secara tegas menolak dorongan Trump untuk melakukan pembicaraan.

