BERITA TERKINI
Eropa Terima Kargo BBM Pertama dari India Setelah Sanksi Baru terhadap Rusia Berlaku

Eropa Terima Kargo BBM Pertama dari India Setelah Sanksi Baru terhadap Rusia Berlaku

Eropa menerima kargo bahan bakar minyak (BBM) pertama dari India setelah pemberlakuan sanksi baru terhadap Rusia pada 21 Januari. Kedatangan kapal tanker Proteus Bohemia di Eropa barat laut menunjukkan adanya tingkat kepercayaan untuk mendatangkan pasokan dari India, meski sejumlah perantara menyatakan pendekatan kehati-hatian diterapkan terhadap pengiriman yang berpotensi melanggar sanksi.

Minat Eropa untuk mengimpor bahan bakar dari India dinilai penting karena India merupakan pemasok terbesar ketiga kargo diesel dan bahan bakar jet melalui jalur laut ke Uni Eropa pada tahun lalu.

Berdasarkan data Vortexa, Proteus Bohemia memuat kargo pada pertengahan Januari di pelabuhan Sikka, India. Pelabuhan tersebut digunakan untuk mengekspor bahan bakar yang diproduksi di fasilitas Jamnagar milik Reliance Industries Ltd.

Vortexa juga mencatat kapal itu disewa oleh Reliance dan menempuh perjalanan ke Eropa barat laut dengan rute memutari Tanjung Harapan di Afrika.

Juru bicara Reliance menyatakan produk yang dipasok ke Eropa berasal dari fasilitas yang, menurutnya, telah berhenti mengimpor minyak mentah Rusia sejak 20 November 2025. “Reliance menyediakan dokumen yang diperlukan untuk proses kepabeanan,” kata juru bicara tersebut.

Sanksi Eropa diberlakukan untuk mencegah hidrokarbon Rusia masuk ke blok tersebut melalui “pintu belakang.” Panduan resmi Uni Eropa menyarankan para operator untuk sangat berhati-hati terhadap pengiriman dari India, Turki, dan China, mengingat negara-negara itu mengimpor minyak mentah Rusia sejak perang Moskow dengan Ukraina dimulai.

Menurut panduan resmi Uni Eropa, aturan melarang impor produk minyak bumi yang dibuat menggunakan minyak mentah Rusia. Namun, sebuah kilang masih dapat memproses minyak Rusia dan mengirimkan bahan bakar ke Uni Eropa selama produk tersebut berasal dari lini produksi “minyak non-Rusia.”

Reliance sebelumnya menyatakan akan menghentikan pemrosesan minyak Rusia di salah satu bagian kompleks besar Jamnagar. Perusahaan itu juga menyebutkan bahwa mulai 1 Desember, seluruh ekspor produk minyak bumi dari kilang SEZ—bagian dari fasilitas Jamnagar—akan dibuat dari minyak mentah non-Rusia.

Meski Proteus Bohemia disebut sebagai kargo BBM pertama dari India yang mencapai hub ARA sejak sanksi berlaku, setidaknya satu pengiriman lain telah dibongkar di Uni Eropa. Pada awal bulan ini, kapal Liwa-V mengirimkan bahan bakar jet dari India ke Italia.