BERITA TERKINI
Eropa dan Mantan Pejabat Intelijen AS Ragukan Klaim Ancaman Rusia-China terhadap Greenland

Eropa dan Mantan Pejabat Intelijen AS Ragukan Klaim Ancaman Rusia-China terhadap Greenland

Sejumlah pejabat Eropa dan analis intelijen Amerika Serikat meragukan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Rusia dan China sebagai ancaman bagi Greenland. Keraguan itu muncul karena, menurut penelusuran The New York Times, tidak ditemukan bukti konkret yang menunjukkan Moskwa atau Beijing tengah menyiapkan langkah yang dapat dikategorikan sebagai ancaman terhadap wilayah tersebut.

Dalam laporan tersebut, sejumlah pejabat Eropa serta mantan pejabat intelijen menyatakan bahwa mereka belum melihat indikasi yang mendukung klaim bahwa Rusia maupun China sedang melakukan upaya yang berbahaya atau agresif terkait Greenland. Penilaian itu membuat alasan yang disampaikan Trump dipertanyakan di kalangan sekutu Eropa dan para pengamat keamanan.

Greenland memiliki posisi strategis di kawasan Arktik, sehingga kerap menjadi perhatian dalam dinamika geopolitik. Namun, berdasarkan informasi yang dikutip dalam penelusuran itu, pihak-pihak yang diwawancarai menyebut tidak ada bukti yang dapat menguatkan narasi bahwa Rusia dan China saat ini menjadi ancaman langsung terhadap Greenland.

Keraguan dari Eropa dan kalangan mantan intelijen tersebut menambah perdebatan mengenai dasar dan tujuan di balik pernyataan Trump. Hingga kini, laporan itu menyimpulkan, bukti konkret yang mendukung klaim ancaman Rusia-China terhadap Greenland belum terlihat.