BERITA TERKINI
China Konfirmasi Trump Ingin Bertemu Xi Jinping pada April 2026, Taiwan Jadi Salah Satu Topik Utama

China Konfirmasi Trump Ingin Bertemu Xi Jinping pada April 2026, Taiwan Jadi Salah Satu Topik Utama

Pemerintah China mengonfirmasi keinginan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bertemu Presiden China Xi Jinping di China pada April 2026. Keinginan tersebut kembali disampaikan dalam percakapan telepon kedua pemimpin beberapa hari lalu, yang menekankan pentingnya dialog tingkat tinggi dalam mengarahkan hubungan bilateral yang dinilai kompleks.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan Trump secara eksplisit menyatakan keinginannya mengunjungi China pada April. Pernyataan itu disampaikan Lin dalam konferensi pers di Beijing pada Kamis (12/2). Menurut Lin, diplomasi antarkepala negara memiliki peran yang tidak tergantikan dalam memberikan panduan strategis bagi hubungan China-AS.

Percakapan telepon antara Trump dan Xi disebut terjadi pada 4 Februari 2026. Dalam komunikasi tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah isu penting, terutama persoalan Taiwan, yang selama ini menjadi salah satu titik paling sensitif dalam hubungan Washington-Beijing.

Dalam pembicaraan itu, Xi menegaskan kembali posisi China terkait kedaulatan dan integritas wilayah. Ia menyatakan China tidak akan membiarkan Taiwan dipisahkan dari daratan utama. Xi juga mendesak Amerika Serikat agar menangani isu penjualan senjata ke Taiwan secara bijaksana, mengingat sensitivitasnya bagi Beijing.

Di sisi lain, berdasarkan rilis Kementerian Luar Negeri China, Trump disebut menunjukkan pemahaman terhadap sikap China mengenai Taiwan. Ia menyatakan harapannya agar China dan Taiwan terus berdialog, serta menekankan pentingnya menjaga hubungan baik selama masa kepresidenannya demi stabilitas kawasan.

Trump juga menilai Amerika Serikat dan China sebagai negara besar, serta menyebut hubungan kedua negara sebagai yang terpenting di dunia. Ia menekankan perlunya kerja sama dan komunikasi yang konstruktif. Selain isu geopolitik, Trump juga menyinggung pembelian kedelai Amerika Serikat oleh China dalam jumlah besar, yang ia anggap sebagai perkembangan positif bagi petani AS.

Terkait rencana kunjungan, Lin menyampaikan Xi telah memperbarui undangan kepada Trump untuk datang ke China. Ia menyebut kedua pihak tengah berkomunikasi mengenai rincian kunjungan tersebut. Meski tidak secara langsung memastikan jadwal kunjungan akan berlangsung pada April 2026, Lin juga tidak membantahnya, sehingga pembahasan waktu kunjungan disebut masih berjalan.

Media Amerika Serikat sebelumnya melaporkan April 2026 sebagai waktu yang dipertimbangkan untuk kunjungan Trump ke China. Media AS juga melaporkan kemungkinan kunjungan Xi ke Amerika Serikat pada akhir 2026. Jika terwujud, rangkaian pertemuan tingkat tinggi itu dipandang dapat membantu menjaga komunikasi dan meredakan ketegangan, termasuk dalam isu-isu krusial seperti perdagangan dan stabilitas regional.