Bursa saham Asia kompak menguat pada perdagangan Jumat (23/1), dengan pasar Jepang menjadi salah satu sorotan setelah Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi. Keputusan tersebut turut mendorong penguatan indeks saham di Negeri Sakura.
Pergerakan sejumlah indeks utama di kawasan menunjukkan mayoritas berada di zona hijau. Hang Seng Hong Kong naik 0,45% ke 26.749,51. Di China, CSI 300 turun 0,45% ke 4.702,50, sementara Shanghai Composite naik 0,33% ke 4.136,16. Di Jepang, Nikkei 225 menguat 0,29% ke 53.846,87 dan Topix naik 0,37% ke 3.629,70. Korea Selatan juga mencatat penguatan, dengan Kospi naik 0,76% ke 4.990,07 dan Kosdaq melonjak 2,43% ke 993,93.
Sentimen regional turut mendapat dorongan dari pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dinilai melunakkan retorika terkait Greenland. Meski demikian, pasar juga mencermati komentarnya mengenai pengiriman “armada” ke Iran.
Di Jepang, BOJ mempertahankan suku bunga acuan di 0,75% serta menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi dan inflasi untuk tahun fiskal 2025 dan 2026. Bank sentral kembali menegaskan komitmennya untuk menaikkan suku bunga secara bertahap seiring menguatnya pertumbuhan ekonomi dan kenaikan upah. BOJ diperkirakan akan mempertahankan kebijakan saat ini setidaknya hingga Maret atau April.
Sebelumnya, data inflasi sempat menimbulkan keraguan terhadap prospek kenaikan suku bunga. Inflasi indeks harga konsumen utama dilaporkan turun ke level terendah hampir empat tahun pada Desember.
Di Korea Selatan, penguatan pasar saham ditopang kenaikan berkelanjutan pada saham sektor teknologi dan otomotif.

