Bank Indonesia (BI) menyampaikan pernyataannya terkait memanasnya konflik di Timur Tengah menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Dalam situasi tersebut, BI menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas perkembangan geopolitik yang berpotensi memengaruhi kondisi pasar keuangan. BI menekankan langkah-langkah yang diperlukan akan ditempuh guna memastikan stabilitas rupiah tetap terjaga.

