Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) menyampaikan sikap terkait memanasnya konflik di Timur Tengah setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, yang kemudian berlanjut dengan serangan balasan dari Iran ke negara-negara di sekitarnya.
Pernyataan tersebut disampaikan BI dalam konteks upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Informasi selengkapnya disajikan dalam program Squawk Box CNBC Indonesia, Senin (02/03/2026).

