BERITA TERKINI
Banca Monte dei Paschi di Siena, Bank Tertua di Dunia: Dari Akar Kredit Sosial hingga Krisis dan Reprivatisasi

Banca Monte dei Paschi di Siena, Bank Tertua di Dunia: Dari Akar Kredit Sosial hingga Krisis dan Reprivatisasi

Banca Monte dei Paschi di Siena (MPS) masih beroperasi lebih dari lima abad sejak berdiri pada 1472, menjadikannya salah satu simbol keberlanjutan sejarah di tengah industri perbankan global yang terus berubah. Berpusat di Siena, Italia, MPS secara luas diakui sebagai bank tertua di dunia yang masih beroperasi hingga kini.

Bank ini berawal sebagai monte di pieta, lembaga kredit sosial yang ditujukan untuk membantu masyarakat kecil mendapatkan pembiayaan dengan bunga rendah. Catatan sejarah menyebutkan MPS dibentuk melalui keputusan pemerintah Republik Siena pada 4 Maret 1472.

Nama Monte dei Paschi merujuk pada jaminan pendapatan dari lahan negara (paschi) yang diberikan oleh otoritas Tuscany pada abad ke-17. Skema tersebut dimaksudkan untuk menjamin simpanan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas bank melalui keterkaitan dengan kekuasaan politik lokal.

Hubungan MPS dengan Kota Siena tidak berhenti pada aktivitas perbankan. Setelah restrukturisasi sektor perbankan Italia pada 1990-an, sebuah yayasan dibentuk dan kemudian menjadi penopang utama proyek sosial, budaya, dan riset. Dalam periode 1996 hingga 2010, yayasan itu menyalurkan hampir 2 miliar euro untuk berbagai proyek di Provinsi Siena.

“Seolah-olah bank dan yayasan tersebut menggantikan peran pemerintah dalam mengurus kota dan masyarakatnya,” kata Andrea Paolini, General Manager Toscana Life Sciences.

Namun, model ini juga menuai kritik. Ekonom Michele Boldrin menilai yayasan perbankan di Italia rentan terhadap kepentingan politik. “Yayasan-yayasan itu adalah senjata paling ampuh di tangan para politisi untuk mengendalikan perekonomian,” ujarnya.

Memasuki era modern, MPS menghadapi tekanan besar setelah mengakuisisi Banca Antonveneta dari Banco Santander pada 2007 dengan nilai 9 miliar euro. Akuisisi tersebut kemudian menjadi beban keuangan berat, terutama ketika krisis global 2008 mengguncang sistem keuangan Eropa.

Kondisi yang memburuk berujung pada intervensi pemerintah Italia pada 2017 melalui skema penyelamatan dengan dana publik. Langkah ini mengubah posisi MPS dari bank swasta yang berakar pada yayasan lokal menjadi entitas di bawah pengaruh negara, dengan fokus memperbaiki neraca dan menekan kredit bermasalah.

Pada dekade 2020-an, pemerintah Italia mulai mendorong reprivatisasi MPS sesuai komitmen kepada Uni Eropa. Pada September 2025, MPS menyelesaikan akuisisi terhadap Mediobanca dan membukukan laba 1,4 miliar euro setelah integrasi.

Meski mencatat kinerja positif, pengawasan terhadap MPS tetap ketat. Pada awal 2026, seorang anggota dewan MPS yang juga pejabat Kementerian Keuangan Italia mengundurkan diri di tengah penyelidikan dugaan insider trading. Perkembangan ini menegaskan bahwa isu transparansi masih menjadi pekerjaan rumah bagi institusi yang telah melewati perjalanan panjang lebih dari lima abad.