JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan akan menjatuhkan sanksi kepada pejabat terkait di lingkungan Kementerian ESDM maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyusul gangguan pada jaringan pipa gas yang berdampak pada aktivitas operasi Wilayah Kerja (WK) Rokan.
Bahlil menilai insiden kebocoran pipa migas tersebut mengindikasikan adanya kelalaian dalam langkah pencegahan. Ia menekankan perlunya penegakan disiplin agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut Bahlil, meskipun peristiwa itu dikategorikan sebagai kecelakaan, terdapat unsur kurang maksimalnya upaya untuk mengantisipasi risiko yang seharusnya dapat diminimalkan.
“Saya akan langsung memberikan sanksi kepada pejabat yang ada di ESDM dan di BUMN terkait. Karena saya anggap ini memang sebuah kecelakaan, tetapi ada ketidakikhtiaran dari kami,” ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).
Ia juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan standar keselamatan dan pengawasan infrastruktur migas diperketat guna menjaga kelangsungan operasional sektor energi nasional.

