BERITA TERKINI
Azerbaijan Peringati 103 Tahun Kelahiran Heydar Aliyev

Azerbaijan Peringati 103 Tahun Kelahiran Heydar Aliyev

Baku memperingati 103 tahun kelahiran Heydar Aliyev pada 10 Mei. Aliyev disebut memiliki posisi penting dalam sejarah kenegaraan Azerbaijan dan kerap dipandang sebagai tokoh yang berperan dalam pembentukan negara Azerbaijan modern.

Dalam keterangan Kedutaan Besar Azerbaijan di Jakarta pada Senin (11/5/2026), Aliyev digambarkan sebagai pendukung utama ideologi Azerbaijanisme yang menjalankan kebijakan berwawasan jauh dan konsisten. Kebijakan tersebut, menurut pernyataan kedutaan, diarahkan pada terwujudnya negara nasional, pembentukan negara modern, serta pemenuhan aspirasi kemerdekaan yang telah lama diidam-idamkan.

Kedubes Azerbaijan juga menyatakan bahwa fondasi negara demokratis, legal, dan sekuler modern di Azerbaijan berkaitan erat dengan kepemimpinan Aliyev. Sejumlah capaian yang disebutkan meliputi pengesahan konstitusi, pembentukan pemisahan kekuasaan, penyelarasan legislasi dengan standar internasional, serta penerapan praktik tata kelola modern seiring pembentukan lembaga-lembaga negara. Reformasi tersebut disebut menjadi bagian dari program pembangunan negara yang komprehensif.

Di bidang energi, kedutaan menyebut bahwa pada masa kepemimpinan Aliyev, Azerbaijan bertransformasi menjadi produsen dan eksportir minyak dan gas global yang signifikan. Implementasi strategi minyak nasional, kemitraan dengan perusahaan energi internasional besar, pembangunan infrastruktur modern, serta diversifikasi jalur ekspor melalui pipa Baku–Tbilisi–Ceyhan, Baku–Supsa, dan Baku–Novorossiysk disebut sebagai tonggak penting.

Menurut pernyataan yang sama, integrasi Azerbaijan ke dalam ekonomi global, liberalisasi ekonomi domestik, peningkatan peringkat kredit, peningkatan daya saing, serta pertumbuhan cadangan keuangan yang stabil mencerminkan stabilitas sistem ekonomi yang dibangun sejak 1993. Kedutaan juga menyoroti pertumbuhan sektor nonmigas sebagai cerminan visi jangka panjang kebijakan tersebut.

Selain energi, reformasi agraria yang dimulai pada periode itu—termasuk pengalihan tanah ke kepemilikan pribadi—disebut sebagai langkah perintis di wilayah pasca-Soviet dan dinilai berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. Kedutaan menyatakan dampak reformasi tersebut masih terlihat melalui keberlanjutan perusahaan-perusahaan pertanian hingga kini.

Kontribusi Aliyev, menurut kedutaan, juga mencakup pengembangan budaya dan bahasa. Penguatan bahasa Azerbaijan sebagai bahasa negara serta promosi warisan budaya nasional disebut semakin menonjol pada masa kepemimpinannya.

Di ranah diplomasi, kebijakan luar negeri yang berakar pada kepentingan nasional dan pandangan strategis ke depan disebut menjadi ciri kepemimpinannya. Kedutaan menyatakan Azerbaijan membangun hubungan dengan kekuatan-kekuatan global dan organisasi internasional, serta meningkatkan reputasinya sebagai mitra yang dapat diandalkan. Melalui keterlibatan internasional, Azerbaijan disebut memperoleh pengakuan sebagai pusat regional yang ditandai toleransi dan keragaman budaya.

Dalam keterangan tersebut, kedutaan menilai Aliyev berhasil mengubah Azerbaijan dari kondisi penurunan ekonomi, inflasi tinggi, pengangguran, dan kesulitan yang meluas menjadi negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi dan budaya, menarik investasi asing, serta berpartisipasi dalam proyek-proyek internasional besar.