BERITA TERKINI
Arab Spring 2011 dan Dinamika Persaingan Kekuatan di Timur Tengah–Afrika Utara

Arab Spring 2011 dan Dinamika Persaingan Kekuatan di Timur Tengah–Afrika Utara

Gelombang Arab Spring yang mulai berhembus pada awal 2011 dari Tunisia disebut membawa keuntungan bagi Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di NATO. Dalam narasi tersebut, negara-negara itu digambarkan mengklaim diri sebagai pihak yang mewakili nilai-nilai demokratis dan memanfaatkan momentum yang muncul.

Perkembangan selanjutnya, Arab Spring dipandang tidak lagi sekadar menjadi “musim semi”, melainkan berubah menjadi badai yang mengguncang dunia Arab. Dampaknya disebut paling terasa di negara-negara yang dipimpin oleh rezim otoritarian, dengan perubahan yang digambarkan mengobrak-abrik dan meluluhlantakkan tatanan yang ada.