BERITA TERKINI
AAPA Catat Pertumbuhan Penumpang dan Kargo, Maskapai Asia Pasifik Masih di Jalur Positif

AAPA Catat Pertumbuhan Penumpang dan Kargo, Maskapai Asia Pasifik Masih di Jalur Positif

Industri penerbangan di kawasan Asia Pasifik продолж menunjukkan tren pertumbuhan hingga September 2025. Data awal September 2025 yang dirilis Association of Asia Pacific Airlines (AAPA) mencatat kenaikan pada sektor penumpang internasional maupun kargo udara, seiring permintaan perjalanan yang dinilai tetap kuat dan stabil.

AAPA menyebut kondisi ini turut didukung ketahanan ekonomi kawasan, dengan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Asia Pasifik mencapai 4,5% pada 2025.

Untuk segmen penumpang, jumlah penumpang internasional pada September 2025 tercatat naik 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menjadi 30,9 juta penumpang. Permintaan yang diukur melalui revenue passenger kilometres (RPK) meningkat 6,7% sejalan dengan bertambahnya kapasitas kursi maskapai di kawasan.

Dengan perkembangan tersebut, tingkat keterisian penumpang internasional rata-rata mencapai 80,7%. AAPA menilai capaian itu tetap tinggi meski industri masih menghadapi kendala rantai pasok global.

Di sisi kargo udara, pasar Asia Pasifik juga dinilai menunjukkan ketahanan. AAPA mencatat perubahan arus kargo akibat penerapan tarif oleh Amerika Serikat turut mendorong peningkatan aktivitas logistik di kawasan.

Permintaan kargo internasional yang diukur melalui freight tonne kilometres (FTK) naik 5,0% dibandingkan September tahun lalu. Pada saat yang sama, kapasitas kargo meningkat 4,4%, sehingga tingkat keterisian kargo internasional (freight load factor) naik 0,3 poin menjadi 60,8%.

Direktur Jenderal AAPA Subhas Menon mengatakan, meski ketegangan perdagangan global meningkat seiring kebijakan tarif AS, perekonomian Asia tetap menunjukkan ketahanan. Menurutnya, kondisi itu ditopang peningkatan ekspor, penyesuaian rantai pasok regional, serta permintaan domestik yang solid.

Menon juga menyampaikan, selama sembilan bulan pertama 2025, maskapai Asia Pasifik mencatat kenaikan 10% jumlah penumpang internasional menjadi 289 juta orang. Sementara permintaan kargo udara internasional meningkat 7% secara tahunan.

Meski prospek pasar penerbangan dan kargo internasional di kawasan dinilai tetap positif, Menon mengingatkan adanya tantangan yang masih membayangi, terutama kendala rantai pasokan yang berkelanjutan dan tekanan biaya operasional. Ia menekankan maskapai perlu tetap tangkas merespons permintaan pasar serta menjaga kewaspadaan dalam manajemen biaya untuk menghadapi tantangan ekonomi dan operasional dalam beberapa bulan mendatang.