XRP mencatat kenaikan sekitar 3% ke level US$1,37, melanjutkan penguatan bertahap yang terjadi dalam beberapa sesi terakhir. Pergerakan ini terjadi di tengah volume transaksi yang dinilai kuat, sementara sentimen sosial justru berada pada level yang sangat negatif.
Dalam konteks yang lebih luas, XRP masih berada dalam fase konsolidasi jangka panjang dan kini mendekati area yang kerap dianggap sebagai zona keputusan untuk breakout multi-tahun. Kondisi ini membuat arah berikutnya dipandang sangat bergantung pada kemampuan harga menembus area resistensi utama.
Dari sisi pergerakan harga, XRP bergerak dari kisaran US$1,32 menuju US$1,37. Pola ini membentuk rangkaian “higher lows” atau titik terendah yang semakin tinggi, yang sering diartikan sebagai tanda akumulasi yang stabil. Kenaikan juga ditandai oleh terobosan di atas US$1,35 yang terjadi bersamaan dengan volume kuat, sebelum pembelian lanjutan mendorong harga mendekati US$1,38.
Setelah kenaikan tersebut, harga terlihat berkonsolidasi tepat di bawah level tertinggi terbarunya. XRP sejauh ini mampu mempertahankan kenaikan tanpa langsung berbalik turun, yang mengindikasikan pasar sedang menunggu konfirmasi arah berikutnya.
Secara teknikal, kombinasi kenaikan harga dan volume yang kuat dipandang sebagai sinyal akumulasi, bukan semata spekulasi jangka pendek. Pada saat yang sama, sentimen sosial yang turun ke salah satu level paling bearish dalam dua tahun terakhir menunjukkan posisi ritel masih cenderung pesimistis—sebuah kondisi yang dalam beberapa periode sebelumnya kerap menjadi pengaturan kontrarian menjelang reli.
Meski begitu, XRP masih berada di bawah resistensi utama, sehingga tren yang lebih luas belum dapat disebut berbalik. Kompresi pergerakan pada berbagai rentang waktu juga menandakan tekanan sedang terbangun dan pasar berpotensi mendekati titik keputusan yang dapat memicu pergerakan lebih besar.
Bagi pedagang, level US$1,35 kini menjadi support terdekat yang perlu dipertahankan agar momentum tetap terjaga. Di sisi atas, zona US$1,42–US$1,45 disebut sebagai area breakout kunci yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi pergeseran tren yang lebih kuat. Sebaliknya, kegagalan bertahan di area US$1,33–US$1,30 dinilai dapat melemahkan struktur dan mengembalikan tekanan penurunan ke dalam fokus.