BERITA TERKINI
Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Profil dan Perjalanan Kariernya

Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Berikut Profil dan Perjalanan Kariernya

Dunia hiburan Indonesia berduka. Penyanyi pop Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB. Vidi disebut meninggal di kediamannya.

Kabar tersebut mengejutkan banyak penggemar. Selama berkarier, Vidi dikenal sebagai salah satu solois pria populer dengan sejumlah lagu yang dikenal luas. Selain bernyanyi, ia juga menekuni peran sebagai penulis lagu dan pembawa acara.

Vidi Aldiano lahir di Jakarta pada 29 Maret 1990. Ia memiliki nama lengkap Oxavia Aldiano dan menempuh pendidikan dasar hingga menengah di lingkungan Yayasan Al-Azhar, Jakarta. Ia bersekolah di SDI Al Azhar 4 Kebayoran Lama (1996–2002), kemudian SMPI Al Azhar 3 Bintaro (2002–2005), dan SMAI Al Azhar 1 Kebayoran Baru (2005–2008).

Setelah lulus SMA, Vidi sempat mengambil jurusan Teknik Elektro di Universitas Pelita Harapan (UPH). Namun, ia merasa jurusan tersebut kurang cocok dan kemudian beralih ke jurusan Manajemen. Ia lulus dengan IPK 3,62.

Karier musik Vidi dimulai pada 2008 melalui album debut berjudul Pelangi di Malam Hari. Album tersebut menarik perhatian publik berkat lagu-lagu yang kemudian populer, seperti “Nuansa Bening” dan “Status Palsu”. Kesuksesan album perdana itu mengukuhkan namanya sebagai penyanyi pop muda di Indonesia.

Sepanjang kariernya, Vidi merilis sejumlah album, di antaranya Pelangi di Malam Hari (2008), Lelaki Pilihan (2009), Yang Kedua (2011), Persona (2016), dan Senandika (2022).

Album Persona (2016) menjadi salah satu pencapaian besar dalam kariernya. Album tersebut berisi 10 lagu, terdiri dari tujuh lagu baru, dua lagu aransemen ulang, dan satu lagu versi akapela. Pada Januari 2017, album ini disebut meraih capaian “Triple Platinum” setelah penjualan fisiknya melampaui 250.000 keping.

Dalam proyek Persona, Vidi berkolaborasi dengan tim Laleilmanino serta melibatkan proses master rekaman di Abbey Road Studios, London. Ia kemudian merilis album Senandika pada 2022, yang disebut sempat tertunda akibat pandemi dan perjuangannya melawan penyakit.

Album Senandika berisi 10 lagu yang merefleksikan perjalanan hidup Vidi sejak 2018. Di antaranya, lagu “Bertahan Lewati Senja” yang memuat kisah perjuangannya melawan penyakit, serta lagu “Dara” yang mengangkat kisah cinta kepada istrinya, Sheila Dara Aisha.

Di luar musik, Vidi juga kerap tampil sebagai pembawa acara televisi dan terlibat dalam berbagai proyek hiburan lainnya.

Terkait kondisi kesehatannya, pada 2019 Vidi mengungkapkan dirinya didiagnosis mengidap kanker ginjal. Sejak itu, ia menjalani berbagai pengobatan dan sempat mengurangi aktivitas di dunia hiburan untuk fokus pada pemulihan. Meski demikian, ia tetap berusaha berkarya dan menjaga komunikasi dengan para penggemarnya.

Kepergian Vidi meninggalkan duka bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, dan penggemar yang mengikuti perjalanan kariernya. Ia dikenang sebagai sosok yang inspiratif, pekerja keras, dan memiliki dedikasi besar terhadap musik Indonesia.