BERITA TERKINI
Vatikan Tolak Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Iran Sebut Perundingan dengan AS Disetujui Khamenei, Jesse Jackson Wafat

Vatikan Tolak Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump, Iran Sebut Perundingan dengan AS Disetujui Khamenei, Jesse Jackson Wafat

Vatikan menyatakan tidak akan bergabung dalam inisiatif Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sikap itu disampaikan Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin pada Selasa, 17 Februari 2026.

Parolin mengatakan Takhta Suci memilih tidak berpartisipasi karena karakter dan kedudukannya berbeda dari negara lain. “Takhta Suci tidak akan berpartisipasi dalam Board of Peace karena sifatnya yang khas, yang jelas tidak sama dengan negara-negara lain,” kata Parolin.

Ia juga menegaskan penanganan krisis global semestinya berada dalam mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurut Parolin, ada sejumlah isu krusial yang perlu diselesaikan, dan pada tingkat internasional PBB seharusnya menjadi pihak utama yang mengelola situasi krisis.

Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan perundingan yang sedang berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat dilakukan atas persetujuan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Pernyataan itu disampaikan Pezeshkian pada Selasa dalam pertemuan dengan para ulama, seperti dilaporkan surat kabar Iran Entekhab.

“Perundingan ini dilaksanakan dengan persetujuan Pemimpin Revolusi,” kata Pezeshkian. Ia menegaskan Teheran tidak bermaksud berunding tanpa arah, melainkan mencari solusi atas berbagai persoalan dan berharap pembicaraan menghasilkan capaian nyata.

Dalam kesempatan yang sama, Pezeshkian juga menekankan hubungan baik Iran dengan negara-negara tetangga serta negara-negara Islam lainnya. Menurut dia, kerja sama tersebut telah membantu menyelesaikan sejumlah persoalan di kawasan.

Dari Amerika Serikat, pemimpin hak-hak sipil Pendeta Jesse Jackson dilaporkan meninggal dunia pada usia 84 tahun, menurut keluarganya. Dalam pernyataan keluarga, Jackson disebut memiliki komitmen kuat terhadap keadilan, kesetaraan, dan hak asasi manusia yang turut menguatkan gerakan global untuk kebebasan dan martabat.

Keluarga juga menyatakan Jackson adalah pemimpin yang melayani, tidak hanya untuk keluarganya, tetapi juga bagi mereka yang tertindas, tak bersuara, dan terabaikan di berbagai belahan dunia.