BERITA TERKINI
UINSU Medan Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Budaya dengan Konsulat Jenderal India

UINSU Medan Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Budaya dengan Konsulat Jenderal India

Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., melakukan kunjungan resmi ke kantor Konsulat Jenderal India di Medan pada Senin, 13 April 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperluas kolaborasi internasional melalui jalur pendidikan dan kebudayaan.

Dalam pertemuan tersebut, Rektor UINSU didampingi Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof. Dr. Muzakkir, M.Ag., Kepala Pusat Layanan Internasional (Puslain) Prof. Dr. Ansari Yamamah, Ketua Tim Kerja Sama dan Humas, serta tim teknis terkait. Kedua pihak berdiskusi dalam suasana hangat untuk merumuskan langkah-langkah konkret mempererat hubungan melalui kerja sama akademik.

UINSU menyampaikan bahwa kunjungan itu merupakan bagian dari komitmen universitas untuk bertransformasi menuju World Class University. Sejumlah peluang kerja sama dibahas, mulai dari pertukaran mahasiswa, kunjungan dosen tamu, hingga program beasiswa penelitian yang ditawarkan pemerintah India. UINSU berharap kerja sama tersebut menghasilkan keluaran nyata bagi peningkatan kualitas akademik dan wawasan internasional sivitas akademika, termasuk dalam upaya mengadopsi kemajuan teknologi dan sains yang menjadi salah satu keunggulan India.

Menanggapi inisiatif tersebut, pihak Konsulat Jenderal India menyatakan dukungan dan menawarkan beberapa program, salah satunya rencana pembangunan “Indian Corner” di perpustakaan universitas. Fasilitas itu dirancang sebagai pusat informasi kebudayaan, sastra, serta perkembangan teknologi India yang dapat diakses mahasiswa. Selain itu, kedua pihak juga membahas kemungkinan penyelenggaraan seminar internasional bersama dan pemutaran film edukatif khas India sebagai bagian dari penguatan pemahaman lintas budaya.

Diskusi juga menyentuh aspek sosial keagamaan. Pihak Konsulat Jenderal India memberikan penjelasan mengenai kondisi masyarakat muslim di India untuk meluruskan miskonsepsi yang kerap beredar di ruang publik. Pembahasan ini membuka peluang bagi UINSU sebagai lembaga pendidikan Islam untuk melakukan kajian komparatif terkait peradaban Islam di India, dengan harapan dapat memperkaya perspektif akademik serta memperkuat moderasi beragama melalui dialog berbasis fakta.

Di luar bidang pendidikan dan budaya, pertemuan turut membicarakan potensi kolaborasi di sektor ekonomi dan kesehatan. India yang dikenal memiliki kemajuan dalam industri medis dan teknologi menawarkan peluang kerja sama, termasuk konferensi sains dan pengembangan fakultas kesehatan. Pihak Konsulat Jenderal India juga mendorong keterlibatan sektor bisnis, seperti Kamar Dagang dan Industri (KADIN), guna melihat peluang kerja sama yang lebih luas melalui integrasi pendidikan dan industri.

Sebagai tindak lanjut, tim kerja sama UINSU dan staf teknis Konsulat Jenderal India berencana menyusun nota kesepahaman yang lebih rinci untuk mengimplementasikan poin-poin yang telah dibahas. Rektor UINSU menyampaikan optimisme bahwa kedekatan geografis dan historis antara Medan dan India dapat dimanfaatkan untuk kemajuan bersama, sekaligus memperkuat langkah UINSU dalam jejaring internasional.