Timnas Italia mendapat kabar yang dinilai kurang menguntungkan jelang laga final playoff Piala Dunia 2026 zona Eropa melawan Bosnia dan Herzegovina. Kabar itu datang setelah Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menetapkan perangkat pertandingan untuk duel penentuan tersebut.
Italia tinggal selangkah lagi menuju putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2014. Setelah menang 2-0 atas Irlandia Utara, tim asuhan Gennaro Gattuso dijadwalkan bertandang ke markas Bosnia di Zenica.
Pertandingan Bosnia vs Italia akan digelar di Stadion Bilino Polje pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. UEFA menunjuk Clement Turpin sebagai wasit utama. Ia akan dibantu Nicolas Dagos dan Benjamin Pages sebagai asisten wasit, Jose Maria Sanchez sebagai ofisial keempat, serta Jerom Brisard dan Willy Delajod yang bertugas di ruang VAR.
Nama Turpin bukan sosok asing bagi Italia. Ia pernah memimpin laga semifinal playoff Piala Dunia 2022 ketika Italia menghadapi Makedonia Utara. Dalam pertandingan itu, Italia kalah 0-1—hasil yang berujung pada kegagalan lolos ke Piala Dunia dan menjadi bayang-bayang yang kini kembali muncul jelang duel melawan Bosnia.
Italia dan Bosnia sama-sama belum tampil di putaran final Piala Dunia dalam 12 tahun terakhir. Bosnia terakhir kali bermain di Piala Dunia pada 2014 di Brasil, sama seperti Italia.
Di sisi lain, Italia juga belum pernah tampil di fase gugur Piala Dunia sejak menjuarai turnamen pada 2006. Pada Piala Dunia 2010 dan 2014, Azzurri selalu tersingkir di babak grup.
Dalam kemenangan atas Irlandia Utara, Sandro Tonali menjadi salah satu pemain kunci. Gelandang Newcastle United itu membuka skor lewat tembakan keras pada awal babak kedua, sebelum kemudian mencatat assist untuk gol Moise Kean di akhir pertandingan.
Bosnia melaju ke final playoff setelah menyingkirkan Wales melalui adu penalti. Laga tersebut berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu 2x15 menit.

