Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana pemberlakuan blokade angkatan laut penuh terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu rute utama pengiriman energi dunia. Pernyataan tersebut disampaikan setelah pembicaraan langsung antara Amerika Serikat dan Iran di Pakistan dilaporkan gagal mencapai kesepakatan, terutama terkait isu nuklir.
Trump mengatakan langkah blokade akan diambil menyusul berakhirnya negosiasi tanpa hasil. Pengumuman itu disampaikan hanya beberapa jam setelah perundingan tersebut dinyatakan tidak menghasilkan kesepakatan.
Militer Amerika Serikat menyatakan blokade akan dimulai pada pukul 10 pagi waktu New York pada Senin. Komando Pusat AS menyebut blokade akan diberlakukan terhadap kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan Iran, termasuk pelabuhan di Teluk Arab dan Teluk Oman.
“Blokade akan diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman,” kata Komando Pusat AS dalam sebuah pernyataan.