BERITA TERKINI
Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Diplomasi Tetap Jadi Pilihan

Trump Tegaskan Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir, Diplomasi Tetap Jadi Pilihan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan sinyal tegas mengenai arah kebijakan Washington terhadap Iran dalam pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres, Selasa. Trump mengatakan Amerika Serikat tengah menempuh jalur diplomasi, namun menegaskan satu batas yang tidak dapat ditawar: Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir.

Dalam pidatonya, Trump menyebut pemerintahannya sedang melakukan perundingan dengan Teheran. “Kami sedang bernegosiasi dengan Iran, dan mereka ingin mencapai kesepakatan,” ujar Trump di hadapan para anggota parlemen.

Meski menekankan diplomasi, Trump menegaskan pendekatan tersebut tidak berarti pelonggaran sikap. “Saya tidak akan pernah membiarkan penyandang dana terorisme terbesar di dunia memiliki senjata nuklir,” katanya.

Trump juga menyinggung situasi domestik Iran. Ia mengklaim rezim di Teheran telah menewaskan 32.000 pengunjuk rasa dalam kerusuhan baru-baru ini, pernyataan yang memperkeras kritiknya terhadap pemerintah Iran.

Dalam konteks strategi pemerintahannya, Trump kembali mengangkat kebijakan “tekanan maksimum”. Menurutnya, kebijakan itu menjadi faktor utama yang mendorong Iran kembali ke meja perundingan. “Kami bernegosiasi dari posisi kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” ujarnya.

Trump menegaskan bahwa selama beberapa dekade kebijakan Amerika Serikat konsisten untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Ia menyatakan opsi militer tetap tersedia, namun menekankan solusi diplomatik sebagai jalan yang paling diinginkan untuk menjamin stabilitas kawasan dan keamanan nasional Amerika Serikat.

Dengan menggabungkan tekanan keras dan tawaran dialog, Washington disebut menjalankan strategi dua jalur: mendorong diplomasi sambil mempertahankan ancaman sanksi dan kekuatan militer sebagai penyeimbang.