Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan tidak ingin lagi melanjutkan perundingan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menolak proposal 10 poin yang dikirim Teheran melalui Pakistan pada Jumat (1/5/2026).
Dalam laporan tersebut, proposal yang ditolak Trump mencakup tawaran moratorium pengayaan uranium Iran selama 10 tahun, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.
Penolakan itu disebut menjadi alasan IRGC kian menutup pintu diplomasi dengan Amerika Serikat.