BERITA TERKINI
TNI AL Hadiri ADMM 2025 di Kuala Lumpur, Bahas Delapan Inisiatif Baru dan Rencana Latihan Maritim ASEAN

TNI AL Hadiri ADMM 2025 di Kuala Lumpur, Bahas Delapan Inisiatif Baru dan Rencana Latihan Maritim ASEAN

Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksda TNI Yayan Sofiyan menghadiri rangkaian kegiatan 19th ASEAN Defence Ministers Meeting (ADMM) tahun 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (31/10/2025). Yayan hadir sebagai salah satu anggota delegasi Indonesia yang dipimpin Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn.) Syafrie Sjamsoeddin.

ADMM disebut menjadi forum yang mencerminkan ketahanan dan solidaritas ASEAN, sekaligus komitmen bersama negara-negara anggota dalam menjaga keamanan kawasan. Dalam pertemuan tersebut, negara anggota ASEAN menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama pertahanan multilateral, meningkatkan interoperabilitas antarangkat bersenjata, serta menjaga persatuan dan relevansi ASEAN dalam mendukung perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam sambutannya, Menteri Pertahanan RI menyampaikan apresiasi atas visi dan dedikasi Malaysia yang dinilai terus menginspirasi kepercayaan dan memperkuat upaya kolektif negara-negara ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa kehadiran Timor-Leste sebagai anggota ke-11 ASEAN akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan komunitas ASEAN, termasuk dalam kerangka ADMM. Indonesia menegaskan perannya dalam menjaga keamanan dan stabilitas regional melalui kerja sama multilateral di ASEAN, dengan fokus pada penguatan kerja sama pertahanan, peningkatan interoperabilitas, serta pengembangan kepentingan keamanan bersama.

Pada ADMM 2025, dibahas delapan inisiatif baru untuk memperkuat kerja sama pertahanan negara-negara ASEAN, yakni ASEAN Defence Industry Collaboration (ADIC), ASEAN Defence Search and Rescue Exercise (ADSARX), ASEAN Military History Institutions Cooperation (AMHIC), serta Critical Underwater Infrastructure (CUI) Security from a Defence Perspective.

Empat inisiatif lainnya meliputi ASEAN Cyber Defence Network (ACDN) Guidelines and Roadmap for the Implementation of the ACDN Activities, Rules of Procedure (ROP) for ASEAN Defence Educational Institutions Collaboration (ADEIC), Standard Operating Procedures (SOP) on Enhancing Cooperation Among Defence Forces of ASEAN Member States in Cross-Border Pandemic Containment, serta Terms of Reference (TOR) of the Enhancing Support Mechanism for ASEAN Women Peacekeepers (ESMAWP). TNI dan TNI AL menyatakan komitmen untuk memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan delapan inisiatif tersebut.

Selain itu, ADMM juga menyepakati sejumlah latihan bersama multilateral bertajuk “Maritime Exercise” ASEAN dengan negara mitra. Latihan direncanakan digelar bersama Amerika Serikat pada akhir 2025, bersama India pada 2026, serta bersama China dan Republik Korea pada 2027. TNI AL disebut direncanakan berpartisipasi aktif dalam rangkaian latihan tersebut, termasuk melalui pengiriman kapal perang maupun pesawat udara.

Seluruh agenda itu disebut selaras dengan program kerja Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam mendukung program Pemerintah RI melalui diplomasi militer angkatan laut.