Kapal tanker minyak mentah milik Kuwait, Al Salmi, dilaporkan diserang pesawat tak berawak yang disebut berasal dari Iran pada Selasa pagi (31/3/2026). Insiden terjadi saat kapal berada di area jangkar Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab.
Menurut keterangan Kuwait Petroleum Corporation, serangan berlangsung sekitar pukul 12.10 waktu setempat, ketika kapal sedang mengangkut muatan penuh minyak mentah. Laporan yang dikutip dari Kantor Berita Kuwait (KUNA) menyebutkan serangan tersebut menyebabkan kerusakan pada lambung kapal dan memicu kebakaran di bagian atas kapal.
Perusahaan sempat mengingatkan adanya potensi kebocoran minyak ke perairan sekitar akibat insiden tersebut. Namun, otoritas di Dubai menyatakan situasi berhasil dikendalikan pada hari yang sama. Pihak berwenang juga memastikan tidak ada korban jiwa; seluruh 24 awak kapal dilaporkan selamat.
Tim penanggulangan disebut berhasil mencegah terjadinya tumpahan minyak. Meski demikian, insiden ini langsung berdampak pada pasar energi global.
Harga minyak dunia dilaporkan melonjak lebih dari 3 persen, dengan WTI mencapai sekitar Rp 1,8 juta per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent naik 2,57 persen menjadi sekitar Rp 1,9 juta per barel.

