BERITA TERKINI
Survei: 48% Perusahaan Asuransi Asia Pasifik Anggap Pelaporan Jadi Tantangan Utama Kepatuhan

Survei: 48% Perusahaan Asuransi Asia Pasifik Anggap Pelaporan Jadi Tantangan Utama Kepatuhan

Studi terbaru mengenai strategi kepatuhan regulasi perusahaan asuransi di kawasan Asia Pasifik menunjukkan adanya perbedaan pendekatan dalam menghadapi tuntutan regulator keuangan. Sejumlah pelaku industri menilai beban pelaporan menjadi tantangan paling besar dibanding aspek kepatuhan lainnya.

Berdasarkan riset yang dilakukan Clearwater Analytics terhadap 150 eksekutif senior manajemen aset asuransi di Australia, Hong Kong, dan Singapura pada Oktober 2025, sebanyak 48% responden menyebut pemenuhan pelaporan internal dan eksternal sebagai tantangan terbesar untuk memenuhi ketentuan regulator. Sementara itu, 35% menilai adaptasi terhadap perubahan regulasi sebagai tantangan utama, dan 13% menyebut perbedaan aturan antaryurisdiksi sebagai hambatan terbesar.

Riset tersebut juga mencatat perbedaan prioritas berdasarkan skala dana kelolaan. Perusahaan kecil dan menengah cenderung lebih berfokus pada pemenuhan pelaporan, sedangkan perusahaan besar dan sangat besar memprioritaskan kesiapan menghadapi perubahan regulasi.

Untuk prospek tiga hingga lima tahun ke depan, 14% responden memperkirakan pemenuhan regulasi lintas pasar akan sangat sulit dan 18% menyebut cukup sulit. Meski demikian, penilaian terhadap kondisi kepatuhan saat ini relatif positif, dengan 37% responden menilai kemampuan kepatuhan perusahaan asuransi saat ini sangat baik dan 55% menyebut sangat memadai.

Chief Strategy Officer dan President Asia Pacific Clearwater Analytics, Shane Akeroyd, menyatakan perusahaan kecil masih bergulat dengan tuntutan pelaporan saat ini, sementara perusahaan besar bersiap menghadapi perubahan regulasi ke depan. Ia juga menilai perusahaan yang membangun kapabilitas kepatuhan terintegrasi sejak dini berpotensi memiliki keunggulan kompetitif di tengah meningkatnya kompleksitas regulasi.