Islamabad — Seorang sumber resmi mengatakan bahwa perkembangan diplomasi di balik pintu tertutup terkait upaya perdamaian yang berlangsung di Timur Tengah, termasuk pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran, dinilai “jauh lebih menjanjikan” dibandingkan yang diketahui publik.
Menurut sumber tersebut, interaksi diplomatik yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan regional dan internasional terus berjalan secara senyap, meskipun ketegangan masih tampak di permukaan.
“Perkembangan yang terjadi di balik layar tampak jauh lebih menjanjikan daripada yang diketahui publik, meskipun ketegangan masih terlihat di permukaan,” kata sumber itu. Ia menambahkan bahwa kepemimpinan Pakistan terus berupaya mendorong tercapainya kesepakatan perdamaian permanen di kawasan tersebut.
Sumber yang sama juga menyebut negosiasi dan upaya mediasi yang berlangsung berpeluang segera membuahkan hasil besar yang nyata pada akhir pekan ini.
Sebelumnya pada hari yang sama, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa respons Presiden AS Donald Trump terhadap permintaan Pakistan dan negara-negara lain untuk menangguhkan “Proyek Kebebasan” (Project Freedom) akan membantu mendorong perdamaian, stabilitas, dan rekonsiliasi regional.
Dalam sebuah konferensi di Islamabad, Sharif menyatakan jalur dialog tetap terbuka. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa interaksi antara AS dan Iran akan segera bertransformasi menjadi perdamaian abadi.