BERITA TERKINI
Stok Steam Deck OLED Kerap Kosong di Sejumlah Wilayah, Valve Hentikan Produksi Model LCD 256GB

Stok Steam Deck OLED Kerap Kosong di Sejumlah Wilayah, Valve Hentikan Produksi Model LCD 256GB

Kelangkaan konsol gim handheld Steam Deck OLED dilaporkan meluas di berbagai wilayah. Valve mengonfirmasi ketersediaan perangkat tersebut berpotensi tidak stabil, dengan stok yang “mungkin habis secara berkala di beberapa wilayah” akibat krisis memori dan penyimpanan global.

Situasi ini turut dipengaruhi keputusan Valve menghentikan produksi Steam Deck LCD 256GB. Dalam pernyataan resminya, Valve menyebut model tersebut tidak lagi diproduksi dan setelah stoknya habis tidak akan tersedia lagi. Dengan berkurangnya pilihan model LCD, pencarian Steam Deck OLED dinilai menjadi semakin sulit bagi sebagian calon pembeli.

Krisis RAM global disebut menjadi faktor utama yang menekan pasokan komponen memori dan penyimpanan, tidak hanya untuk Steam Deck OLED tetapi juga perangkat lain yang membutuhkan komponen serupa. Sejumlah pengecer besar, termasuk Amazon, Best Buy, dan Walmart, disebut tidak memiliki stok Steam Deck OLED. Unit rekondisi yang sebelumnya tersedia di Best Buy dengan harga US$559 juga dilaporkan tidak lagi ada.

Steam Deck OLED merupakan pembaruan dari versi sebelumnya dengan sejumlah peningkatan, antara lain layar OLED 7,4 inci, desain yang lebih ringan, dukungan Wi-Fi 6E, serta sistem pendingin yang ditingkatkan. Model ini dijual dalam dua varian penyimpanan, yakni 512GB seharga US$549 dan 1TB seharga US$649. Varian 1TB juga disertai tas jinjing dan bonus digital di Steam.

Sementara itu, Steam Deck LCD yang kini dihentikan produksinya memiliki layar LCD 7 inci, baterai 40Wh, Wi-Fi 5, dan refresh rate 60Hz. Meski masih dianggap layak untuk kelas harganya, ketersediaannya disebut semakin terbatas.

Di tengah kelangkaan Steam Deck OLED, sejumlah alternatif konsol handheld lain tersedia di pasar. Di antaranya Asus ROG Xbox Ally yang disebut dijual seharga US$499 di Amazon setelah diskon dari harga awal US$599, serta Lenovo Legion Go S yang tersedia seharga US$649 di Best Buy. Legion Go S disebut sebagai konsol handheld non-Valve pertama yang menggunakan SteamOS, dengan layar 8 inci 120Hz, RAM 16GB, penyimpanan 512GB, dan chip AMD Ryzen Z2 Go.

Dampak krisis komponen juga disebut meluas ke rencana perangkat lain dari Valve. Perusahaan mengonfirmasi peluncuran Steam Machine, headset VR Steam Frame, dan Steam Controller mengalami penundaan. Ketiganya kini dijadwalkan rilis pada paruh pertama 2026, mundur dari rencana awal pada kuartal pertama.

Penundaan dan kelangkaan ini menegaskan tantangan industri teknologi ketika pasokan komponen terganggu, sekaligus mendorong konsumen untuk menunggu ketersediaan kembali atau mempertimbangkan pilihan perangkat lain yang ada di pasaran.