BERITA TERKINI
Starmer: Inggris Tidak Akan Terlibat dalam Rencana Blokade Selat Hormuz

Starmer: Inggris Tidak Akan Terlibat dalam Rencana Blokade Selat Hormuz

Pemerintah Inggris menegaskan tidak akan ikut serta dalam rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memblokade Selat Hormuz. Sikap ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut justru dapat memperluas konflik global.

Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan London tidak mendukung langkah Washington dan tidak ingin terseret lebih jauh dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Kami tidak mendukung blokade ini dan tidak akan ikut terseret dalam perang,” kata Starmer dalam wawancara dengan BBC.

Alih-alih mendukung aksi militer, Starmer menekankan pentingnya membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. Selat ini disebut sebagai jalur vital bagi energi global, karena sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melintas di kawasan tersebut dalam kondisi normal.

Menurut Starmer, prioritas utama saat ini adalah memastikan akses pelayaran kembali normal demi menjaga stabilitas ekonomi global.

“Kami fokus memastikan selat itu terbuka sepenuhnya, dan upaya diplomatik akan terus kami dorong,” ujarnya.

Penolakan Inggris bukan satu-satunya. Sejumlah sekutu Amerika Serikat lainnya juga mulai bersikap kritis terhadap rencana tersebut. Presiden Prancis Emmanuel Macron bahkan mengumumkan rencana konferensi bersama Inggris untuk membahas kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Macron menegaskan seluruh upaya diplomasi perlu dimaksimalkan guna mengakhiri konflik secara permanen.