Kemampuan layanan kesehatan di China kian menarik minat pasien internasional dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari terapi CAR-T untuk kanker darah, tindakan intervensi jantung, hingga layanan pemeriksaan kesehatan dan perawatan gigi. Tren ini disebut mencerminkan meningkatnya pengaruh China dalam lanskap layanan kesehatan global.
Di Shanghai, SinoUnited Health (SUH)—penyedia layanan kesehatan swasta—menyatakan berada di garis depan arus kedatangan pasien lintas negara. Perusahaan ini membawa misi “World-class Care, China Innovation” untuk menarik pasien dari berbagai negara.
Menurut data yang disampaikan SUH, sekitar 30–40 persen pasien mereka merupakan pasien internasional. Kelompok ini mencakup ekspatriat yang tinggal jangka panjang di Shanghai serta pasien yang datang khusus untuk memperoleh layanan medis tertentu di SUH. SUH menekankan kekuatan pada tim medisnya: mayoritas disebut pernah menjalani pelatihan atau praktik di institusi luar negeri, sementara stafnya dinyatakan fasih berbahasa Mandarin dan Inggris untuk mendukung komunikasi lintas budaya.
“Pengobatan seharusnya tidak dibatasi oleh batas negara,” ujar pendiri sekaligus CEO SUH, Dr. Kathy Shi. Ia mengatakan pihaknya ingin meningkatkan kemampuan medis dan layanan agar lebih banyak pasien dapat merasakan manfaat inovasi medis dari China.
SUH menyebut melayani kebutuhan medis yang beragam, mencakup tumor hematologi dan tumor padat, penyakit kardiovaskular, pemeriksaan kesehatan, ortopedi dan cedera olahraga, penyakit pencernaan, ginekologi, urologi, bedah umum, oftalmologi, dermatologi, hingga kedokteran gigi. Terapi inovatif seperti CAR-T disebut membuka peluang pengobatan baru bagi pasien dengan tumor hematologi.
Selain layanan terapi, SUH juga menyatakan menerima permintaan tinggi untuk pemeriksaan kesehatan, yang didukung layanan personal dari dokter umum, layanan pendamping satu lawan satu, integrasi pemeriksaan hingga penanganan, serta akses “jalur cepat” ke dokter spesialis multidisiplin. Permintaan lain yang disebut menonjol datang dari bidang dermatologi dan ortopedi, termasuk pasien yang datang untuk perawatan laser atau skrining kanker kulit yang dapat berlanjut ke tindakan bedah bila diperlukan, serta pasien yang mencari operasi minimal invasif dan program rehabilitasi sistematis untuk cedera olahraga atau patah tulang.
Dalam layanan intervensi jantung, perawatan onkologi, dan penanganan penyakit kompleks, SUH menyatakan terus menarik pasien dari luar negeri melalui proses diagnosis dan terapi yang terstandar, layanan berbasis bukti, serta pengalaman layanan yang disebut selaras dengan ekspektasi global.
Untuk meningkatkan kualitas klinis dan menyelaraskan praktik dengan standar internasional, SUH menyebut bekerja sama dengan Mayo Clinic. Kolaborasi ini, menurut SUH, mengintegrasikan protokol berbasis bukti, model perawatan multidisiplin, serta sistem manajemen mutu ke dalam praktik harian, sekaligus mendukung pelatihan dokter dan adopsi standar yang diakui secara global.
SUH menyatakan kerja sama tersebut terlihat dalam program khusus seperti Women’s Health Center dan Longevity Clinic yang berfokus pada pencegahan, perawatan personal, serta manajemen kesehatan jangka panjang. Longevity Clinic disebut menggabungkan berbagai spesialis—antara lain kardiologi, endokrinologi, neurologi, kedokteran olahraga, nutrisi, kedokteran tidur, psikologi, praktik umum, dan Pengobatan Tradisional China—serta memadukan tes genetik, analisis molekuler dan proteomik, pencitraan medis, dan platform digital. Klinik itu juga disebut menerapkan bukti global terbaru dalam kedokteran gaya hidup dan layanan kesehatan presisi, termasuk terapi seperti transplantasi mikrobiota feses untuk kesehatan usus.
SUH juga memaparkan keberadaan Shanghai SinoUnited Hospital sebagai rumah sakit komprehensif pertama di bawah jaringan mereka. Rumah sakit ini disebut menyediakan layanan di lebih dari 30 departemen dan 16 pusat spesialis, didukung perangkat medis dan fasilitas perawatan. Pusat bedahnya disebut memiliki lima ruang operasi, termasuk ruang operasi laminar flow kelas 100 dan kelas 10.000 serta ruang DSA. Fasilitas lain yang disebut tersedia antara lain kamar rawat inap tunggal, unit perawatan intensif, dan ruang pemulihan endoskopi, serta perangkat diagnostik seperti DR, mamografi, dan pemindai kepadatan tulang.
Berlokasi di kawasan Bund, Shanghai, rumah sakit tersebut disebut mudah diakses pasien domestik maupun internasional. SUH menambahkan bahwa dalam layanan kesehatan lintas negara, kompetensi teknis dan perhatian humanistik sama pentingnya. Untuk kasus berat dan kompleks, SUH menyatakan mengandalkan sistem multidisiplin yang menggabungkan keahlian dari onkologi, kardiologi, endokrinologi, gastroenterologi, bedah, perawatan intensif, dan bidang lain guna menyusun jalur perawatan yang personal.
Untuk pasien internasional, SUH menyebut menyiapkan layanan menyeluruh yang mencakup dukungan multibahasa, rujukan lintas negara, serta koordinasi asuransi—mulai dari konsultasi awal hingga tindak lanjut pascaperawatan. Di tengah penguatan posisi China sebagai pusat wisata medis global, SUH menilai pendekatan layanan berstandar internasional, model perawatan inovatif, serta orientasi pada pasien menjadi faktor yang mendorong meningkatnya arus pasien lintas negara.