JAKARTA — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan alasan kendaraan taktis Maung MV3 Garuda Limousine yang digunakan Presiden Prabowo Subianto dibawa dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN pada 7–8 Mei 2026. Menurut Teddy, kehadiran Maung dalam forum internasional tersebut memiliki makna yang melampaui fungsi kendaraan operasional.
“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi sebagai simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” kata Teddy, Minggu (10/5/2026).
Teddy menilai perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan Indonesia membawa produk strategis nasional tampil di tingkat internasional. Ia juga menyebut kehadiran kendaraan tersebut menunjukkan bahwa karya industri pertahanan Indonesia mampu berdiri sejajar dan dipercaya untuk mendukung agenda kenegaraan di forum tertinggi kawasan Asia Tenggara.
Maung MV3 Garuda Limousine yang merupakan mobil kepresidenan produksi PT Pindad disebut telah tiba lebih dahulu di Cebu pada 4 Mei 2026. Kendaraan itu diangkut dari Indonesia menggunakan pesawat Airbus A400M TNI Angkatan Udara untuk mendukung mobilitas Presiden Prabowo selama agenda kenegaraan berlangsung.