BERITA TERKINI
Serat Centhini dan Pendidikan Islam Nusantara: Spiritualitas Lokal di Tengah Krisis Global

Serat Centhini dan Pendidikan Islam Nusantara: Spiritualitas Lokal di Tengah Krisis Global

Abdul Wachid B.S., Guru Besar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, mengangkat tema Serat Centhini dalam kaitannya dengan pendidikan Islam Nusantara. Topik ini menyoroti pentingnya membaca dan merawat spiritualitas lokal sebagai bagian dari respons terhadap berbagai tantangan dan krisis yang bersifat global.

Dalam pembahasan tersebut, Serat Centhini ditempatkan sebagai rujukan budaya yang dapat dikaitkan dengan upaya memahami nilai-nilai spiritual yang hidup di masyarakat. Melalui pendekatan ini, pendidikan Islam Nusantara dipandang memiliki ruang untuk menyemai dan menguatkan dimensi spiritualitas yang berakar pada tradisi lokal.

Gagasan yang disampaikan menekankan keterhubungan antara khazanah sastra-budaya Nusantara dan praktik pendidikan keagamaan. Dengan demikian, Serat Centhini diperlakukan bukan semata sebagai karya sastra, melainkan juga sebagai pintu masuk untuk melihat dinamika nilai, tradisi, dan pengalaman spiritual yang tumbuh di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, informasi layanan Kementerian Agama dapat diakses melalui portal resmi yang memuat beragam kebutuhan publik, mulai dari informasi regulasi, pendidikan keagamaan, agenda nasional, publikasi digital, hingga berita dari pusat dan daerah.

Kementerian Agama juga menyediakan kanal informasi melalui WhatsApp untuk memudahkan masyarakat mengikuti pembaruan yang disampaikan secara resmi.