Selat Hormuz kembali menjadi perhatian di tengah konflik Iran, menyusul pembahasan antara Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai dampak global situasi tersebut.
Dalam pembicaraan mereka, Selat Hormuz disorot karena perannya yang krusial bagi pasokan energi, termasuk bagi India. Jalur pelayaran strategis itu disebut penting mengingat sekitar 40% impor minyak India bergantung pada kawasan tersebut.
Pembahasan Modi dan Trump menyinggung perlunya menjaga kelancaran pasokan yang dinilai vital bagi dunia, seiring kekhawatiran bahwa ketegangan di kawasan dapat memengaruhi stabilitas energi dan perdagangan internasional.

