Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan masyarakat agar tidak panik menghadapi situasi global yang berpotensi berdampak pada perekonomian. Pesan itu disampaikan saat Safari Ramadan di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026), bersamaan dengan imbauan kepada pemudik untuk mengutamakan keselamatan dalam perjalanan Lebaran 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Listyo Sigit menyinggung kondisi global, termasuk konflik internasional yang dinilai berpotensi memicu krisis energi. Ia meminta masyarakat tidak khawatir karena pemerintah disebut telah menyiapkan langkah antisipasi.
Menurut Kapolri, pemerintah memastikan harga bahan bakar bersubsidi tetap terjaga sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. “Pemerintah sudah menyampaikan bahwa harga BBM yang disubsidi tetap dijaga, sehingga masyarakat tidak usah terlalu khawatir,” kata Sigit.
Kapolri juga menekankan pentingnya persatuan seluruh elemen bangsa dalam menghadapi tantangan global. Ia menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah, mulai dari ketahanan pangan dan ketahanan energi hingga hilirisasi sumber daya alam, yang diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan mendorong terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Terkait pengamanan Lebaran, Kapolri menyebut Operasi Ketupat telah dimulai sejak 13 hingga 25 Maret 2026. Personel kepolisian disiagakan di berbagai titik, seperti pos pengamanan, pos pelayanan, pos terpadu, serta jalur yang dilalui pemudik, baik di jalan tol, jalur arteri, maupun penyeberangan.
Ia mengingatkan pemudik agar tidak memaksakan diri saat berkendara. “Pesan saya, tolong hati-hati di jalan, jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat sampai. Istirahat jika lelah agar bisa bertemu keluarga dalam kondisi sehat,” ujarnya.
Kapolri berharap arus mudik tahun ini berjalan aman dan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Ia menegaskan kepolisian siap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada Idul Fitri 2026.

