BERITA TERKINI
Rosan: Ekonomi Syariah Dapat Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Rosan: Ekonomi Syariah Dapat Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Kegiatan buka puasa bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang dituanrumahi Bank Syariah Indonesia turut dihadiri Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, Ketua Umum dan Ketua Harian Pengurus Pusat (PP) MES terpilih, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan sektor ekonomi dan keuangan syariah.

Ketua Umum PP MES Rosan Roeslani mengatakan Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Rosan menyoroti dinamika global, termasuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dinilainya dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global, mulai dari ketidakpastian harga energi hingga volatilitas pasar keuangan.

“Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti sekarang, kita membutuhkan fondasi ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional karena membawa nilai keadilan, keseimbangan, serta keberpihakan kepada sektor riil,” ujar Rosan.

Ia menambahkan, pengembangan ekonomi syariah memerlukan kolaborasi luas dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku industri, lembaga keuangan, akademisi, ulama, hingga organisasi masyarakat.

“Ketika seluruh pemangku kepentingan dapat berjalan bersama dalam satu semangat yang sama, kita akan mampu membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Rosan.

Rosan, yang juga menjabat Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara, menyampaikan struktur kepengurusan baru MES masih dalam tahap finalisasi dan ditargetkan segera rampung untuk diumumkan secara resmi dalam waktu dekat. Ia berharap kepengurusan tersebut membuat organisasi bergerak lebih dinamis, kolaboratif, dan berdampak bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Harian PP MES Ferry Juliantono menilai masa depan ekonomi syariah tidak hanya bertumpu pada sektor keuangan syariah dan industri halal, tetapi juga perlu diperkuat melalui sektor riil.

Dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koperasi, Ferry menyoroti potensi besar koperasi pondok pesantren sebagai motor penggerak ekonomi umat karena dinilai memiliki ekosistem yang kuat, mulai dari sumber daya manusia hingga komunitas ekonomi yang solid.

“Dari pesantren kita bisa membangun model pengembangan sektor riil ekonomi syariah, mulai dari produksi hingga jejaring usaha yang berkelanjutan,” ujar Ferry.