BERITA TERKINI
Rina Marlina Raih Emas ASEAN Para Games 2025 dan Catat Hattrick, Kenang Perjalanan dari Mantan ART

Rina Marlina Raih Emas ASEAN Para Games 2025 dan Catat Hattrick, Kenang Perjalanan dari Mantan ART

Atlet para bulutangkis Indonesia Rina Marlina kembali mempersembahkan medali emas pada ASEAN Para Games (APG) 2025 di Thailand. Rina tampil dominan di partai final nomor Women’s Single SH6 dengan menundukkan wakil tuan rumah dua gim langsung, 21-5 dan 21-1.

Hasil tersebut memastikan Rina mencatatkan hattrick medali emas APG secara beruntun. Di balik pencapaian itu, Rina menyimpan kisah perjalanan hidup yang penuh keterbatasan.

Rina, yang berasal dari Desa Ciakar, Kecamatan Cibeureum, Tasikmalaya, Jawa Barat, mengungkapkan bahwa pada 2009–2010 ia sempat bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) bersama ibunya setelah ayahnya meninggal dunia. Saat itu, ia menerima upah sekitar Rp150 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.

“Setelah bapak tidak ada, saya dan ibu bekerja sebagai ART. Upahnya dulu sekitar Rp150 ribu atau Rp300 ribu per bulan, bukan per hari,” kata Rina usai pertandingan di SPADT 80th Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu (25/1/26).

Kecintaannya pada bulutangkis tumbuh dari lingkungan sederhana. Rina bercerita ia kerap menjadi wasit di GOR dekat rumahnya demi mendapatkan uang jajan. Dari kesempatan itu, ia mulai mencoba bermain saat jeda pertandingan. Karena belum memiliki raket, ia bahkan berlatih menggunakan piring seng sebagai pengganti.

“Dekat rumah ada GOR bulutangkis. Saya sering jadi wasit, lalu saat istirahat saya coba main. Dulu belum punya raket, jadi pakai piring seng,” ujarnya.

Perjalanan Rina kemudian berlanjut dengan serangkaian prestasi. Ia meraih emas di Peparda Bogor dan Kejuaraan Nasional pada 2019. Pada tahun yang sama, ia dipanggil untuk bergabung dengan pemusatan latihan nasional (pelatnas).

Rina menuturkan, dukungan dan doa sang ibu menjadi kekuatan utama yang membuatnya terus percaya diri dan tidak minder. Ia mengaku tak pernah membayangkan bisa tampil di ajang internasional hingga berkeliling dunia membawa nama Indonesia.

“Saya tidak pernah menyangka bisa main di ASEAN Para Games, bahkan sampai Paralimpiade. Ibu selalu menyemangati saya agar tidak minder. Saya bersyukur, senang, dan bangga bisa kembali mempersembahkan emas untuk Indonesia,” tutur atlet berusia 33 tahun itu.

Ke depan, Rina masih menargetkan bisa tampil di Asian Para Games Jepang serta lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028. “Semoga bisa turun di Asian Para Games Jepang dan Paralimpiade LA. Mudah-mudahan saya bisa menyumbangkan medali emas lagi untuk Indonesia. Terima kasih kepada pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia atas dukungannya,” pungkasnya.