BERITA TERKINI
Retorika Perang Dagang AS–China Memanas, Trump Ancam Tarif Tambahan

Retorika Perang Dagang AS–China Memanas, Trump Ancam Tarif Tambahan

Retorika perang dagang antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada Jumat (6/4). Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan bea impor atas tambahan barang-barang China yang diperkirakan bernilai 100 miliar dolar AS. Pemerintah China memperingatkan akan melawan Amerika Serikat “habis-habisan.”

Trump pada Kamis (5/4) mengatakan telah menginstruksikan perwakilan dagang AS untuk mempertimbangkan bea masuk tambahan. Instruksi itu disampaikan setelah China mengumumkan daftar produk-produk AS—termasuk kacang kedelai dan pesawat terbang kecil—senilai 50 miliar dolar AS yang kemungkinan akan dikenai bea impor.

Sebelumnya, Amerika Serikat telah mengusulkan penerapan bea impor atas produk-produk China senilai 50 miliar dolar AS pada awal pekan ini.

Ancaman terbaru Trump disampaikan meskipun ia bersikeras Amerika Serikat tidak terlibat dalam sengketa dagang dengan China. Pada Jumat (6/4), Trump menulis di Twitter bahwa penetapan bea impor aluminium yang diberlakukannya telah menguntungkan perekonomian AS.

Gedung Putih, dalam pernyataan pada Jumat (6/4), menyebut bea impor tersebut diberlakukan terhadap China karena negara itu “terus mendistorsi pasar global serta merugikan bisnis dan konsumen Amerika dengan praktik-praktik perdagangan yang curang.” Pernyataan itu juga menyinggung prakarsa kebijakan China “Made in China 2025,” yang disebut bertujuan “mengambil alih pangsa pasar domestik dan internasional dari orang-orang asing.”