Reserve Bank of Australia (RBA) memperingatkan bahwa konflik di Timur Tengah dapat memicu guncangan yang berisiko menyeret ekonomi global ke kondisi terpuruk. Peringatan tersebut disampaikan dalam pemeriksaan setengah tahunan RBA mengenai sistem keuangan Australia.
Dalam laporan itu, RBA menyebut risiko terhadap sistem keuangan meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Bank sentral Australia menilai gangguan yang berkepanjangan pada pasar minyak dan pasar lainnya dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya guncangan besar.
Asisten Gubernur RBA untuk sistem keuangan, Brad Jones, mengatakan risiko internasional saat ini tergolong tinggi dan terus meningkat. Ia juga menyoroti lonjakan volatilitas di pasar keuangan. Menurutnya, guncangan lanjutan berpotensi membuat kondisi pasar menjadi tidak teratur.
Di pasar valuta asing, pada saat laporan ini disusun, pasangan AUD/USD tercatat menguat 0,36% ke level 0,7048.

