Sony mengumumkan penyesuaian harga untuk sejumlah perangkat PlayStation secara global, mencakup PS5, PS5 Pro, hingga perangkat remote player PlayStation Portal. Kebijakan harga baru ini mulai berlaku pada Kamis, 2 April 2026.
Penyesuaian tersebut disebut diambil menyusul tingginya tekanan dalam lanskap ekonomi global. Vice President Global Marketing Sony Interactive Entertainment, Isabelle Tomatis, mengatakan perusahaan menyadari dampak perubahan harga terhadap komunitas gamer.
“Setelah evaluasi yang cermat, kami menemukan bahwa ini adalah langkah yang diperlukan untuk memastikan kami dapat terus memberikan pengalaman bermain game yang inovatif dan berkualitas tinggi,” ujar Isabelle. Ia juga mengimbau para peritel lokal di berbagai wilayah untuk mematuhi kebijakan harga baru tersebut.
Di Indonesia, memasuki kuartal kedua 2026, ketersediaan stok PS5 disebut terpantau melimpah dan stabil di berbagai toko fisik maupun marketplace. Pada saat yang sama, peralihan sebagian gamer untuk melakukan upgrade ke model Pro turut membuat harga PS5 bekas menjadi lebih kompetitif.
Berikut estimasi harga PlayStation 5 di Indonesia pada April 2026, untuk unit baru resmi maupun bekas:
PS5 Slim (Digital Edition): harga baru berkisar Rp7.100.000–Rp7.600.000, sedangkan harga bekas berada di rentang Rp5.200.000–Rp5.800.000.
PS5 Slim (Disc Edition): harga baru dipasarkan Rp8.200.000–Rp8.900.000, sementara kondisi bekas berkisar Rp6.000.000–Rp6.800.000.
PS5 Pro: unit baru berada pada kisaran Rp11.500.000–Rp12.500.000, sedangkan untuk kondisi bekas mulai dari Rp9.500.000.
Perlu dicatat, harga dapat bervariasi bergantung pada fluktuasi nilai tukar rupiah, wilayah penjualan, serta paket bundle game yang ditawarkan masing-masing peritel. Bagi calon pembeli, disarankan memverifikasi garansi resmi Sony Indonesia (SSEA) sebelum bertransaksi dan memantau periode diskon berkala di toko resmi.

