Situasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan. Sejumlah klaim dan perkembangan terbaru beredar, mulai dari pernyataan mengenai keterlibatan China hingga laporan serangan rudal yang menghantam area permukiman.
Dalam rangkuman yang beredar, disebutkan bahwa China “resmi turun tangan” untuk membantu Iran dalam konflik melawan Amerika Serikat dan Israel. Rangkuman tersebut juga menyebut bahwa keterlibatan ini dinilai dapat memicu dampak kemanusiaan, meski tidak disertai rincian bentuk bantuan maupun konfirmasi lebih lanjut.
Selain itu, disebutkan pula bahwa penolakan dari negara-negara anggota NATO terhadap perintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pengiriman kapal ke Selat Hormuz bertambah. Dalam informasi yang sama, Polandia disebut sebagai negara terbaru yang menolak.
Di sisi lain, Israel dilaporkan mengalami situasi genting akibat serangan rudal Iran. Rangkuman tersebut menyebut rudal menghujani permukiman, memicu kebakaran di sejumlah lokasi, serta membuat warga panik dan masuk ke bunker.
Rangkuman itu juga memuat klaim mengenai Kepala Keamanan Iran, Ali Larijani. Disebutkan bahwa meski sebelumnya diklaim telah tewas oleh Israel, Ali Larijani justru mengunggah pesan di media sosial.

