Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian untuk membahas perkembangan terbaru di Timur Tengah yang kian memanas.
Dalam komunikasi tersebut, kedua pemimpin bertukar pandangan mengenai dinamika situasi regional, termasuk meningkatnya ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat. Kremlin menyatakan Rusia siap berperan aktif mendorong penyelesaian melalui jalur politik dan diplomasi.
Moskow juga menegaskan komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di kawasan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
Dalam pembicaraan itu, Pezeshkian menyampaikan laporan mengenai hasil perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung di Islamabad pada akhir pekan lalu. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sikap Rusia yang dinilai konsisten mendukung posisi Iran di berbagai forum internasional.
Selain isu geopolitik, pembahasan turut menyentuh aspek kemanusiaan. Pezeshkian menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Rusia kepada rakyat Iran di tengah situasi yang penuh tekanan.
Kedua kepala negara juga menegaskan kembali pentingnya memperkuat hubungan bilateral yang selama ini terjalin erat. Komitmen untuk memperdalam kerja sama di berbagai sektor disebut menjadi bagian dari langkah strategis kedua negara dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.