BERITA TERKINI
Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman dan Yaman

Presiden Prabowo Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman dan Yaman

Presiden Prabowo Subianto melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 10 April 2026.

Penunjukan Andi Rahadian disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah mengisi sejumlah pos diplomatik strategis di luar negeri. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia di berbagai kawasan dunia.

Dengan pengalaman panjang di bidang diplomasi dan birokrasi, Andi diharapkan dapat menjalankan mandatnya, termasuk mendorong peningkatan kerja sama serta memperkuat perlindungan warga negara Indonesia (WNI) di wilayah penugasan.

Andi Rahadian merupakan diplomat karier. Ia tercatat sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti, Jakarta, dan juga menempuh pendidikan di Monash University, Australia.

Jejak penugasannya mencakup beberapa perwakilan Indonesia di luar negeri, antara lain Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Addis Ababa, Ethiopia; Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di San Francisco, Amerika Serikat; serta Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Darwin, Australia.

Selain berkarier di lingkungan diplomasi, Andi juga berkiprah di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sejak 2019. Di kementerian tersebut, ia pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Informasi Publik, serta Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan III.

Usai dilantik, Andi menyatakan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan Oman dan Yaman. Ia menyebut fokusnya mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, serta urusan protokol dan konsuler.

“Insyaallah saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk meningkatkan hubungan bilateral secara baik dan positif di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun protokol dan konsuler sesuai dengan penugasan dari Bapak Presiden,” kata Andi.

Ia juga menegaskan akan menjalankan arahan pemerintah pusat dalam pelaksanaan tugasnya sebagai duta besar. Menurutnya, perlindungan WNI menjadi salah satu prioritas dalam penugasan tersebut.

Menanggapi dinamika geopolitik di Timur Tengah, Andi menyatakan kesiapan untuk bekerja selaras dengan kebijakan nasional dan mengikuti instruksi dari Jakarta. “InsyaAllah sebagaimana disampaikan Bapak Presiden, kami akan laksanakan semua arahan dari pusat dan perintah yang diberikan dari pusat kami akan laksanakan sebaik-baiknya sesampainya kami bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa Indonesia,” ujarnya.

Penugasan Andi Rahadian dinilai strategis di tengah perubahan situasi regional. Pemerintah berharap peran perwakilan RI di Oman dan Yaman dapat memperkuat kepentingan Indonesia di kawasan sekaligus memaksimalkan peluang kerja sama bilateral.