BERITA TERKINI
Prabowo Nilai Tarif Impor Global 10% AS Menguntungkan Daya Saing Produk Indonesia

Prabowo Nilai Tarif Impor Global 10% AS Menguntungkan Daya Saing Produk Indonesia

Presiden Prabowo Subianto menilai kebijakan tarif impor global sebesar 10 persen yang dipatok Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dapat menjadi peluang bagi Indonesia. Menurut Prabowo, ketentuan tarif baru itu berpotensi memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar AS karena beban biaya masuk menjadi lebih ringan.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan pers di Amerika Serikat pada Minggu, 22 Februari 2025. “Saya kira ya menguntungkan lah. Kita siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, pemerintah Indonesia disebut telah melakukan upaya lobi ke Washington hingga tarif resiprokal yang semula 32 persen turun menjadi 19 persen. Namun, setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif resiprokal, Trump kemudian menetapkan tarif impor global 10 persen. Dengan perubahan tersebut, tarif yang dikenakan terhadap produk Indonesia menjadi lebih rendah dibanding skema sebelumnya.

Prabowo mengatakan Indonesia menghormati kedaulatan politik dalam negeri AS, termasuk putusan hukum Mahkamah Agung. Di tengah dinamika ekonomi global yang bergejolak akibat kebijakan tarif, ia menegaskan pemerintah akan terus memantau perkembangan untuk menjaga kepentingan nasional.

Mahkamah Agung AS membatalkan tarif resiprokal karena dinilai melanggar konstitusi, sehingga dinyatakan ilegal. Putusan itu disebut menjadi pukulan bagi agenda ekonomi Trump dan menimbulkan implikasi lanjutan, termasuk potensi pengembalian dana kepada importir yang sebelumnya membayar bea masuk.

Berdasarkan riset Penn Wharton Budget dari Universitas Pennsylvania, nilai dana yang berpotensi harus dikembalikan pemerintah AS diperkirakan mencapai sekitar 175 miliar unit mata uang AS.