Presiden Prabowo Subianto menilai situasi global saat ini dipenuhi ketidakpastian, di tengah tekanan krisis yang dihadapi berbagai negara dan berdampak pada kondisi ekonomi dunia. Ia meminta pemerintah bersikap waspada dalam menyikapi perkembangan tersebut, tanpa menghentikan aktivitas perekonomian.
Arahan itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna Kesiapan Idul Fitri 2026 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya menjaga ketenangan masyarakat agar roda kehidupan tetap berjalan.
“Kita sikapi krisis ini, tapi ekonomi harus berjalan, rakyat harus tenang,” kata Prabowo.
Ia menekankan bahwa stabilitas dan ketenangan publik perlu dijaga dengan memastikan aktivitas masyarakat tetap berlangsung secara normal. Menurutnya, Indonesia masih memiliki kekuatan dan kemampuan untuk menghadapi tantangan global yang terjadi.
Prabowo juga menyampaikan bahwa situasi nasional secara umum masih berada dalam kendali pemerintah. “Secara garis besar, masih bisa kita kendalikan,” ujarnya.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk terus bekerja secara solid dalam menjaga stabilitas, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan tenang di tengah dinamika ekonomi dunia.

