BERITA TERKINI
Prabowo: Ketidakpastian Global Dorong Percepatan Kemandirian Pangan dan Energi

Prabowo: Ketidakpastian Global Dorong Percepatan Kemandirian Pangan dan Energi

Presiden Prabowo Subianto menilai ketidakpastian global akibat dinamika geopolitik menjadi momentum bagi Indonesia untuk mempercepat upaya mencapai kemandirian di sektor pangan dan energi. Menurut Prabowo, berbagai krisis global justru mendorong pemerintah mempercepat transformasi nasional yang selama ini telah direncanakan.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3). Ia mengatakan situasi global saat ini memaksa pemerintah mengambil langkah strategis agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar negeri.

“Krisis ini justru membuat kita mempercepat rencana transformasi. Kita sudah lama menargetkan swasembada pangan dan energi, tetapi kondisi global sekarang memaksa kita bergerak lebih cepat,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintah sejak lama menyadari pentingnya mengurangi ketergantungan pada energi impor dengan mengembangkan sumber energi dari dalam negeri, terutama energi terbarukan. Ia menyebut Indonesia memiliki berbagai sumber daya yang dapat diolah menjadi bahan bakar alternatif.

Beberapa di antaranya berasal dari komoditas pertanian seperti kelapa sawit, tebu, singkong, hingga jagung yang dapat diolah menjadi biodiesel maupun bioetanol. Selain itu, Prabowo juga menyoroti potensi energi terbarukan lain yang dinilai melimpah, seperti panas bumi, tenaga air, dan pembangkit listrik tenaga surya.

Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan pemerintah adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berskala besar. Pemerintah menargetkan kapasitas energi surya mencapai sekitar 100 gigawatt (GW) dalam dua tahun ke depan.

Proyek tersebut diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 100 ribu hektare. Pemerintah menyatakan sebagian potensi lahan untuk rencana itu telah mulai diidentifikasi.