Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketersediaan pangan di Indonesia berada dalam kondisi aman di tengah krisis global dan konflik yang terjadi di berbagai kawasan dunia. Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam konferensi video yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin sore.
Prabowo mengatakan, meski banyak negara lain berpotensi menghadapi kesulitan, Indonesia setidaknya berada pada posisi aman dalam urusan pangan. Ia menyebut Indonesia saat ini telah berhasil swasembada beras dan pemerintah juga menargetkan pemenuhan kebutuhan protein dalam negeri.
Menurut Prabowo, ketahanan pangan yang kuat membuat Indonesia tetap aman meskipun situasi global bergejolak. Ia menyinggung dampak perang dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dapat memengaruhi harga pangan, namun menyatakan Indonesia bersyukur karena telah mencapai swasembada beras sebagai makanan pokok, serta menargetkan kemampuan memenuhi kebutuhan protein dalam waktu dekat.
Di sektor energi, Prabowo menyampaikan pemerintah turut mendorong swasembada energi. Ia berharap kebutuhan BBM ke depan tidak lagi bergantung pada impor, melainkan dapat dipenuhi dari sumber energi dalam negeri, termasuk dari tanaman seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu.
Prabowo juga mengingatkan bahwa ketidakpastian dunia akibat pertikaian antarkekuatan besar berpotensi menyeret negara-negara lain ke dalam kesulitan. Namun, ia optimistis Indonesia dapat keluar dari krisis global dengan kondisi yang lebih kuat, produktif, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.

