BERITA TERKINI
PPI Bartın dan Mahasiswa Turkmenistan Kenalkan Budaya di Şiremir Çavuş İlkokulu Turki

PPI Bartın dan Mahasiswa Turkmenistan Kenalkan Budaya di Şiremir Çavuş İlkokulu Turki

BARTIN — Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Bartın menggelar kegiatan pengenalan budaya lintas negara di Şiremir Çavuş İlkokulu, Bartın, Turki, pada Jumat (8/5/2026). Dalam kegiatan bertajuk kültür tanıtımı itu, mahasiswa Indonesia berkolaborasi dengan mahasiswa Turkmenistan untuk memperkenalkan budaya masing-masing kepada para siswa.

Delegasi PPI Bartın yang hadir berjumlah 10 orang, terdiri dari Ketua, perwakilan Divisi Budaya dan Minat Bakat (BMB), Divisi Jaringan dan Kerjasama (JK), serta delegasi budaya lainnya. Rombongan tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 waktu setempat dan disambut pihak sekolah.

Acara berlangsung interaktif dalam dua sesi. Pada sesi pertama di dalam kelas, siswa mengikuti presentasi visual mengenai identitas kebangsaan Indonesia dan Turkmenistan. Delegasi Indonesia memaparkan filosofi bendera, keragaman pakaian adat, serta keunikan bahasa daerah, sebelum dilanjutkan dengan pemaparan budaya oleh delegasi Turkmenistan.

Sesi kedua digelar di area luar ruang. Para siswa menyaksikan pertunjukan tarian tradisional yang dibawakan bergiliran oleh mahasiswa Indonesia dan Turkmenistan. Di penghujung kegiatan, para mahasiswa berbaur dengan siswa-siswi melalui tarian dan permainan interaktif.

Kepala Sekolah Şiremir Çavuş İlkokulu, Veysel Çimkeoğlu, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menilai Indonesia dan Turkmenistan kerap dipandang sebagai “negara saudara” oleh masyarakat Turki, sehingga kehadiran para mahasiswa dinilai dapat mempererat ikatan emosional.

“Anak-anak kita sedang dalam tahap mengenali dunia dan keragaman budayanya. Mendapatkan pengetahuan budaya secara langsung dari warga asli negaranya jauh lebih efektif, membekas, dan berdampak dibandingkan sekadar membacanya dari buku atau internet. Kegiatan ini sungguh memperluas visi dan cara pandang mereka terhadap dunia,” kata Veysel.

Melihat respons positif dan antusiasme siswa kelas 4 yang menjadi audiens utama, pihak sekolah berharap kegiatan kolaborasi edukatif serupa dapat kembali diselenggarakan pada kesempatan mendatang agar menjangkau kelas-kelas lainnya.