BERITA TERKINI
Pop Mart dan Laopu Gold Diproyeksikan Tumbuh Tiga Digit di Tengah Perlambatan Konsumsi China

Pop Mart dan Laopu Gold Diproyeksikan Tumbuh Tiga Digit di Tengah Perlambatan Konsumsi China

Kesenjangan perilaku belanja konsumen di China kian terlihat, seiring perlambatan konsumsi domestik yang disebut menjadi salah satu awal tahun terlemah di luar periode pandemi. Di tengah kondisi itu, Pop Mart dan Laopu Gold justru diperkirakan mencatat pertumbuhan tiga digit, menjadikannya pengecualian dalam lanskap ritel yang lebih lesu.

Lonjakan kinerja keduanya didorong tren permintaan yang sempat viral—mulai dari boneka Labubu hingga perhiasan emas bergaya kuno—yang turut diperkuat para influencer di platform online. Namun, dorongan awal tersebut disebut mulai mendingin. Bagi investor, pertanyaan utamanya adalah apakah laju pertumbuhan setinggi itu dapat dipertahankan, ketika Pop Mart berupaya mengalihkan perhatian pasar ke karakter baru seperti Twinkle Twinkle dan Skullpanda, sementara Laopu masih ditopang permintaan terkait emas yang berpotensi kembali melampaui konsumsi yang lebih luas hingga 2026, menurut Bloomberg Intelligence.

Di sektor konsumen dan teknologi, gambaran yang muncul lebih beragam. Xiaomi diperkirakan membukukan pertumbuhan pendapatan paling lambat sejak 2023, seiring kelangkaan chip yang dipicu kebutuhan AI menekan bisnis ponsel pintarnya, meski segmen kendaraan listriknya berpeluang mencatat kenaikan beruntun yang kuat. Haidilao kembali menjadi perhatian setelah pendirinya, Zhang Yong, kembali menjabat sebagai CEO, walaupun strategi inti perusahaan disebut kemungkinan besar tidak banyak berubah.

Sementara itu, Anta Sports berpotensi mulai mencerminkan kerugian yang terkait dengan kepemilikannya di Puma. Meituan masih menghadapi persaingan ketat di bisnis pesan-antar makanan, dengan kerugian yang berlanjut serta dorongan lebih dalam ke pengembangan AI dan ekspansi ke pasar luar negeri seperti Brasil.

Dari sisi energi dan otomotif, ketidakpastian dinilai meningkat. China Petroleum & Chemical Corp. (Sinopec) disebut telah diinstruksikan untuk menghentikan ekspor bahan bakar karena ketegangan di Timur Tengah mengganggu pengiriman minyak mentah, meski restrukturisasi yang disetujui pemerintah dapat memperkuat sebagian lini bisnisnya. Cnooc diperkirakan melaporkan laba yang lebih rendah akibat harga minyak mentah yang melemah, namun produksi gas berpotensi diuntungkan oleh transisi energi China.

Di industri kendaraan listrik, BYD diperkirakan menghadapi tekanan dengan laba kuartalan yang diproyeksikan turun sekitar sepertiga karena pengiriman yang melemah, dan risiko penurunan lanjutan disebut dapat berlanjut hingga awal 2026, meski ekspor mulai menunjukkan daya tarik. Di sisi lain, Innovent Biologics menjadi pengecualian yang menonjol, dengan prospek mencatat laba tahunan pertamanya setelah obat penurun berat badan miliknya mendapatkan persetujuan domestik, menempatkannya sebagai penantang lokal bagi pemain global.